full
image
#666666
http://www.bluesails.co/wp-content/themes/zap-installable/
http://www.bluesails.co/
#3691ad
style2

:: Online Shop ::

Now you can find the best here

10ribuCover
Map94

10000nm Berlayar Menuju Ibunda

$9.95

“10,000mil Berlayar Menuju Ibunda” — Perjalanan seorang diri selalu penuh dengan arti. Apalagi perjalanan itu menempuh jarak ysng teramat jauh, 10,000 mil atau sekitar 18,000km. Seberapa jauh Anda pernah bepergian sendiri? Baca buku ini dan rasakan sensasi pengalaman jarak jauh, yang mungkin sulit dialami sendiri. Perjalanan ini lebih dramatis karena dilakukan bukan lewat udara atau melalui jalur darat, melainkan lewat lautan luas. Seorang diri hanya menggunakan perahu layar, dari Amerika menuju Indonesia. Itulah mengapa, sang pelaku mendapatkan anugerah rekor MURI.

Buku ini menceritakan tentang perjalanan teramat jauhseorang anak manusia yang inginbertenmu dengan ibundanya, sebagai penghormatan kepada neneknya diwaktu kecil, dan tentu saja termotivasi oleh lagu nusantara sepanjang masa, Nenek Moyangku Seorang Pelaut

Product Description

REVIEW COMPILATIONS

‘Good to read, a lot of good messages but still down to earth. It’s a book for everybody and I think it can inspire many Indonesians. Not yet finished though, still going on.’ – Nino Krisnan, naval architect

‘Klasik tetapi berfikir positif, itu benar adanya. Dalam situasi apapun.’ – Yani Soekamto, Jakarta

‘Buku yang menawan dan memukau serta menunjukkan karakter yang kuat dari pelakunya. Karakter yang berisi sifat baik dan keberanian/guts ini yang perlu diteladani generasi muda yang saat menghadapi ancaman krisis karakter. Saya senang sekali membaca buku ini dan sudah menjadi salah satu buku favorit saya. Uraiannya pendek2 dengan menggunakan bahasa yang mudah dan komunikatif serta diakhiri dengan renungan yang mendalam. Saya ucaphkan selamat kepada anda dan kepada Dodi Mawardi yang membuat buku ini enak dibaca.’ – Drs. Hanna Djumhana Bastaman MPsi, psikolog

‘I think orang tua dan remaja would find your book entertaining, inspiring. Anak pulau should be given it for free.’ — Sinar Ayu Massie, screenwriter

‘Wow!!! Your book is amazing!!! Inspiratif !!! Will let my nephews read it. Thank you, mas Rama. Nenek moyangku seorang pelaut…gemar mengarung luas samudra…menerjang ombak tiada takut…menempuh badai sudah biasa. Never give up!!! ‘– Dotty

‘Enak banget. Ringan tapi dalam. Sampai saya baca dua kali. Teman-teman dekat saya juga saya bagi.’ — Pak Kunto, Batam

‘Saya baru saja selesai membaca buka ada yang saya pinjam dari anak saya, Ni Luh Ayusta. Buku yang sangat bagus. Saya sangat bisa merasakan nilai isinya. Hebat. Mudah-mudahan suatu saat kita bisa berkenalan.’ — I Nyoman Suharta, purnawirawan TNI-AL

‘I really enjoyed reading this book! I received it on Friday, started reading after dinner and didn’t stop until 1:30am, practically finishing it. Wow! What a read!! And Rama ended up philosophizing it. Bukan main!’ — Dr. Mely G Tan, sociologist

‘Salut, Mas, atas pencapaiannya! Selalu ada jalan, setiap ada kemauan.’ — Herma, Aceh.

‘OK. Bagus. Hanya di beberapa chapter ada yang kurang detail. Judul, terlalu panjang. Kaku. Menurut aku, “10.000 Mil Menuju Ibu” lebih OK, simple dan gampang diingat. Tidak perlu kata “berlayar”. Soalnya di cover sudah ada kapal layar. Kata “menemui” agaknya lebih pas diganti dengan “menuju” dan diakhiri dengan “ibu” jadi lebih pas ketimbang “ibunda”. Ini masukan saya.’ – Eddy Sutrisno, penulis di Batam

‘Buku Oom Rama sangat inspiratif sekali buat saya sebagai remaja berusia 16 tahun untuk tidak cepat menyerah dalam mencapai tujuannya dan menelan segala risiko yang ada agar yang ada agar mendapatkan sesuatu yang ingin dicapai. Sukses selalu buat Oom Rama!’ – Egi, pelajar

‘Assalamulaikum, Bang Rob. Terima kasih karena telah menulis buku ini. It is an inspiring story for me, walaupun saya tidak tertarik pada dunia perlayaran. Tetapi isi cerita Abang sangat relevan dengan kehidupan.’ — Kay.

‘Ananda Rama, saya baru pegang buku karyamu tadi di pertemuan alumni SMA Malang. Karena Oom ex-pelaut ALRI, pensiunan tahun 1994, Oom bisa menikmati petualangmu. Waktu Kapten tahun ’72, Oom dapat tugas belajar ke USA di Athens, Georgia di FOSCO – Foreign Officers Supply Corps – 3 bulan dilanjutkan dengan 3 bulan di US Navy supply center di California. Pulang mampir di Honolulu, Hawaii, libur satu minggu sebelum balik ke Jakarta. Jadi saya bisa menghayati dan terkesan dengan avonturirmu. Kaya cerita Popeye the Sailor!’ — M. Kosnan, purnawirawan TNI-AL

‘Read your book and loved it! Hope to read more about your adventures next year.’ — Liana Margareth

‘Baca bukunya menarik dan inspiratif. Harus bikin buku lagi yang lebih tebal!’ – Waldo

‘Setelah membaca buku biografi bapa, saya terkesan sekali dengan kegigihan bapa mengarungi lautan sendirian. Bravo buat bapa!’ – Baron

‘Your adventure is AMAZING !!’ — Fanny Aliftya SH

‘Anda inspirasi bagi saya, Oom!’ — Bagong Azhar Fariss

‘Penyemangat untuk bertahan hidup! Kalau kita sudah lama hidup di laut kita bisa berkomunikasi dengan alam.’ — Ryan Ranjani

‘Pengalaman yang istimewa, Oom, semoga semakin sukses untuk perjalanan laut berikutnya.’ — Maria Ratih

‘Sangat terharu. Setelah 25 tahun lose contact dengan akhirnya bertemu juga dengan perjuangan yang panjang. Sangat inspiratif dan nekat sekali. Di antara banyak buku yang saya lihat di toko Gramedia kemarin, akhirnya ada satu buku yang membuat saya penasaran. Thank you, Oom Rama.’ – Dedi Pratama

‘Just finished reading your book. What an absolutely strong soul and character!’ — Irwan Prajitno

‘Such a good book and nice adventure!! AA!! And all you said in your book, means a lot.’ — Yuniar

‘Gila bukunya Oom! Sangar bener. And yes, Mother Nature is super friendly.’ — Yuricho Billy

‘Enak dibaca. I learnt many new things. Apalagi karena saya kurang gaul sama laut. Enak dibaca dan perlu ya.’ – Delima Saragih

‘You did the amazing thing!’ – Nazir Foead, WWF Indonesia

‘Saya mengucapkan selamat atas kesuksesan yang bapak Rama gapai. Saya sangat terharu dan termotivasi setelah membaca buku pak Rama. Banyak hal baru yang saya dapat dari setiap membaca kesaksian bapak berlayar.
Tadinya saya berpikir nama mungkin bisa…., tapi setelah saya membaca dan merenungkan tantangan-tantangan yang pak Rama alami pada saat berlayar membuat saya bangkit kembali meraih impianku….., sangat luar biasa hanya orang yang bermental baja dan hati sabar untuk bisa melewati ini semua. Ini adalah salah satu terobosan yang memotivasi hidup di Dunia ini.
Saya sangat berterima kasih kepada bapak Rama karena buku yang saya baca menjadi inspirasi bagiku secara pribadi dan menjadi motivasi luar biasa dalam hidupku.’
— Melisa Mardjun

‘Saya baru baca saja selesai membaca “10.000 Mil Berlayar Menemui Ibunda”. Sangat menginspirasi. Salam kenal dan berharap banyak hal dapat saya gali dari pengalaman dan keberanian yang maha dahsyat yang Anda lakukan untuk Ibunda dan juga bangsa ini.’ – Dr. Connie Rahakundini Bakrie, ahli pertahanan.

‘Buku Pak Rama sudah saya baca. Sangat bagus dan mudah difahami. Tapi, maaf Pak Rama, bapa belum cerita mengenai bagaimana di samudra yang luas itu. Kalau buang air besar, apakah di kapal tersebut ada toiletnya? Kami harapkan juga buku selanjutnya mengenai kehidupan pak Rama di Amerika atau perjalanan Pak Rama di benua lain. Kami harapkan Pak Rama sukses selalu dan bahagia.’ — A.S. Gunadi

‘Jam menunjukkan 07.48 pagi, Saya baru saja menyelesaikan membaca buku “10 ribu mil berlayar menemui ibunda.” Start dari sejak selesai sholat subuh habis sahur pagi ini, karena melihat buku Mas di atas meja belajar anakku. Tiba2 saya merasa harus membacanya sekarang, entah apa yg menggerakkan, seperti sedang mau nonton film, seperti sedang haus ingin mendengar irama musik lain.
Dan ternyata dalam waktu 2,5 jam, saya menemukan “kitab suci” kehidupan edisi tambahan !! Lebih hidup dari film “Life of Pi”. Sangat menikmati membacanya, sangat indah, sangat hidup seperti ikut merasakan semua perasaan yg ada tersebut….dan khususnya menjadikan energi baru yg luar biasa bagi saya !
Semua hadir dalam hidup pasti ada alasannya. Dan jawabannya ada di buku ini. Keasyikkan yang amat indah saat kita semakin dekat dengan alam semesta. Rasanya ingin hidup 100 tahun di Planet Bumi ini dengan petualangan yg ingin kita nikmati. Dan buku ini refresh affirmasi utk saya : I love my life, karena Alam Semesta, Sang Pecipta kita amat sayang pada kita … As long as we respect Them, selaras dengan alam. Happy journey!’
— Dr Amaranila Lalita Drijono. SpKK

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

paged
Loading posts...
magnifier
#5c5c5c
off
loading
off